Terkait Data Bantuan Petani Karet, Pansus Covid-19 DPRD Bengkulu Utara Panggil Disbun

0 46

BENGKULU UTARA, Penasumatera.co.id – Febri Yudirman, SE Ketua Pansus Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara, pada (30/04) melakukan koordinasi internal dengan pemanggilan Dinas Perkebunan Bengkulu Utara (BU), untuk melaksanakan (Hearing) Rapat Kerja dengar pendapat.

Pemanggilan dalam gelaran Hearing yang berlangsung diruang Komisi gabungan Sekretariat DPRD Bengkulu Utara, satelah Panitia Khusus (Pansus) Covid- 19 yang diketuai Febri Yudirman, mendapatkan informasi mengenai bantuan diperuntukan bagi petani karet BU, yang simpang siur.dan sebaliknya menginggat tahap awal telah dilakukan pendataaan.

Adapun yang disampaikan dalam Hearing, di kesempatan ini Dinas Perkebunan (Disbun) Bengkulu Utara, menjelaskan menindak lanjuti surat Bupati, kemudian pihak kita melanjutkan ke pihak pemerintah desa yang berjumlah 215 desa, agar sekiranya dengan cepat lakukan pendataan warganya dan segera mengumpulkan KK khusus petani karet dan buruh sadap kebun karet, dampak dari Covid-19 di wilayahnya masing-masing, beber Buyung Azhari Kadis Disbun.

Ditambahkan oleh Kadis Disbun, data petani karet dan buruh tani karet sudah rampung, kemudian data tersebut disanding dan di sinkronisasi kembali ke pihak Gugus Tugas Covid-19 Bengkulu Utara, agar tidak terjadi tumpang tindih data dan bantuan.

Usai sinkronisasi data, kemudian data tersebut dilaporkan ke Bupati untuk dilakukan pembahasan. Hanya saja informasi terakhir pihak Dinas Perkebunan mendapatkan kabar, dari data yang sudah divalidasikan tersebut tidak bisa direalisasikan akibat tidak adanya pos anggaran.

“Berbagai upaya sudah kita tempuh, terakhir pihak kita juga sudah kirimkan surat ke pihak Kementerian, dengan harapan Pemerintah Pusat bisa ikut menyuplai bantuan ataupun anggaran sebagai solusi bagi petani karet dan buruh tani karet kita Bengkulu Utara,” terang Buyung Azhari.

Terpisah, apresiasi atas keja cepat pihak Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkulu Utara dalam pendataan, disampaikan oleh Ketua Pansus Covid-19 DPRD Bengkulu utara, Febri Yudirman dalam hearing.

Disamping, memberikan apresiasi kepada Disbun. Ketua Pansus juga menyampaikan kekecewaan dimana bantuan yang digadangkan sampai ini tidak jelas, dimana diketahui bedasarkan Hearing dengan Disbun, bantuan tersebut tidak bisa realisasi akibat dari tidak tersedianya anggaran.

Sangat disayangkan, ditengah masyarakat sudah beredar informasi akan mendapatkan bantuan. Namun satelah melalui kerja melelahkan Disbun bantuan itu tidak jelas dan tidak akan bisa direalisasikan akibat dari ketidak tersediaannya anggaran, kini kurang lebih sebanyak 18 ribu data petani terdampak wabah Covid- 19 akan menjadi arsip tak jelas, pungkasnya. (Adv)

Baca Juga
Penasumatera