Tetapkan Tersangka, Polda Bengkulu Tunggu Hasil Audit Pertambangan di Bengkulu Tengah

0 55

BENGKULU, Penasumatera.co.id – Penyidik Subdit Tindak pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Bengkulu saat ini masih menunggu hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bengkulu, terkait Penyidikan kasus dugaan korupsi pertambangan di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Provinsi Bengkulu.

Kombespol Aries Andhi, S.Ik Direktur Ditreskrimsus Polda Bengkulu mengungkapkan dari hasil perhitungan kerugian negara ini menjadi penguat bukti dan menjadi acuan penyidik dalam menetapkan tersangka terkait kasus dugaan korupsi bidang pertambangan yang berlokasi di Bengkulu Tengah.

Selain mengumpulkan alat bukti, kami juga meminta keterangan para ahli dan juga menghitung kerugian negara. Ungkap Dirreskrimsus Polda Bengkulu, pada Selasa, (29/03/2022)

Masih disampikan Aries dirinya meminta instansi lainnya yang ikut membantu proses penyidikan ini untuk sesegera mungkin mengeluarkan hasilnya guna membantu proses penetapan tersangka.

“Saat ini kita masih menunggu perhitungan negara atau analisis dari PPATK kemana uang itu mengalir. Kami dari pihak penyidik menunggu pemeriksaan ini semua dan hasil perhitungan negara keluar, kami bisa menetapkan tersangka, siapa tersangka yang patut diduga dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, sehingga begitu hasil keluar kita rumuskan siapa siapa saja tersangkanya,” jelasnya.

Lebih lanjut Ditreskrimsus mengatakan, proses penyidikan ini nantinya bukan hanya melibatkan terlapor bisa orang perorangan, birokrasi ataupun pihak lain yang telah ikut diperiksa oleh penyidik.

Tentunya tidak hanya mungkin terlapor saat ini bisa mengembang pada yang lain mungkin di birokrasi, mungkin itu di teknisinya, atau masyarakatnya. Jadi, sudah cukup banyak saksi yang kita periksa, bukti yang kita dapatkan, tinggal menunggu dua hasil ini untuk mendukung penetapan tersangka, terangnya kembali.

Ditreskrimsus Polda Bengkulu menambahkan Dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi bidang pertambangan yang ada di Bengkulu Tengah ini, pihaknya telah memanggil dan memeriksa beberapa saksi diantaranya, pejabat daerah setempat, Direktur Utama PT BMQ dan PT BSM, tutupnya. (yapp/rls)

Baca Juga
Penasumatera