Kekeringan Mulai “Hantui” Warga Kecamatan Tebing Tinggi

Tukang Gali Sumur Banjir Orderan

0 63

EMPAT LAWANG, Penasumatera.co.id –  Memasuki musim kemarau seperti sekarang ini, bukan hanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dikhawatirkan warga. Namun juga potensi kekeringan pada sumber-sumber air mulai menghantui warga.

Salah satunya sumur milik warga untuk memenuhi kebutuhan air, mulai banyak yang kering. Warga pun terpaksa mendalamkan sumur atau ambil air ke sungai.

Aris, warga Jalan Poros, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi mengatakan, air sumur di rumahnya sudah jauh berkurang. Mengisi tangki air atau toren saja tidak penuh-penuh. “Sudah seminggu lebih sumur kering. Mau mandi, nyuci susah,” keluhnya, Jumat (27/07).

Lanjutnya, ia terpaksa mencari jasa tukang gali sumur untuk mendalami sumur sampai ketemu mata air. Sebab dikhawatirkan musim kemarau bakal lama. Jika sumur sudah didalami, musim kemarau tahun depan tidak lagi kering.

“Banyak sumur warga yang mulai kering, bahkan sudah ambil air ke sungai,” jelasnya.

Warga lainnya, Kus mengaku sumur di rumahnya sudah kering dan ia terpaksa pergi ke sungai untuk ambil air. “Sumur kedalamannya sekitar 6 meter, sekarang kering. Mungkin musim hujan nanti ada airnya,” harapnya.

Sementara, Ardi salah satu tukang gali sumur mengakui sudah banyak sumur warga yang kering dan minta untuk diperdalam. “Sudah ada tiga sumur yang minta didalami. Kedalaman berkisar antara 3 sampai 5 meter,” terangnya.

Menurut Ardi, jika sumur yang sudah diperdalam hingga ketemu pasir dan tanah napal keras, sumur tersebut sudah aman dari kekeringan. (tok/bi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.