Youtuber “Ratu Lubuk Larangan (RLL)” Lahat di Tikam OTD

0 223

LAHAT, penasumatera.co.id – Berita mengejutkan bagi penggemar tayangan youtube “Ratu Lubuk Larangan (RLL)” yang bernama asli Heru Ma’aruf asal Desa Padang Lama, Kecamatan Merapi Selatan yang dikenal dengan baik dan santun serta kerap tampil leluconnya setiap aksinya di chanel internet tersebut.

“Kami tekejut nian dapat kabar Ratu Lubuk Larangan keno tusuk sebanyak tiga liang. Karena kami kenal beliau dengan keramahan dan canda gurau beliau. Jadinya kami heran kok hal tersebut bisa terjadi,” jelas Andi, penggemar RLL ketika ditemui media ini di pelataran teras RSUD Lahat usai menjenguk, (1/8/2019).

Andi menghimbau kepada pihak berwajib segera membantu mengungkap siapa orang tak dikenal itu yang telah tega melakukan penusukan atau perbuatan melanggar hukum mengakibatkan luka badan RLL.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP. Satria Dwi Dharma. SIK saat dihubungi media ini via WhatsApp pribadinya menjelaskan secara singkat akan mengkroscek kejadian yang menimpa RLL.

Informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, peristiwa yang mengejutkan nitizen khususnya penggemar RLL terjadi pada dini hari ini sekira pukul 02.00 WIB RLL ditikam oleh orang tak dikenal pada saat nonton pesta Orgen tunggal di Desa Perangai, Merapi Selatan.

Sekira pukul 03.00 WIB Sebelum dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat diruang Unit Gawat Darurat RLL, sempat dilarikan ke Puskesmas Merapi Selatan untuk mendapatkan perawatan penyelamatan ke RSUD.

”Die kene tujah di bawah dada 1, dan dibelakang badan 2 tusukan. Mengenai penyebabnya kami belum tau, karena kami asik Joget, sate tekinak die nilah belage, anye lom keruan siape yang nujahnye,” ujar salah satu temannya dengan logat bahasa Lahat saat menghantarnya ke rumah sakit.

Kondisi sementara LRR sedang dalam penanganan dokter di ruang UGD RSUD Lahat, saat di periksa dalam keadaan sadar dan berteriak minta tolong diobati serta menyebut nama Tuhannya. (D0d)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Penasumatera